Pengaruh Edukasi Postpartum terhadap Pengetahuan dan Praktik Perawatan Nifas Mandiri pada Ibu
DOI:
https://doi.org/10.61696/muara.v1i1.899Kata Kunci:
Edukasi Postpartum, Pengetahuan, Praktik, Perawatan Nifas Mandiri, Ibu Postpartum, Komplikasi Nifas.Abstrak
Masa nifas (postpartum) adalah periode kritis setelah persalinan di mana ibu mengalami perubahan fisik dan psikologis yang besar. Kurangnya pengetahuan dan praktik perawatan nifas yang mandiri dan tepat dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti infeksi, perdarahan, dan masalah laktasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh intervensi edukasi postpartum terhadap peningkatan pengetahuan dan praktik perawatan nifas mandiri pada ibu postpartum. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental design dengan kelompok intervensi (n=60) dan kelompok kontrol (n=60). Kelompok intervensi menerima edukasi postpartum yang komprehensif melalui konseling tatap muka, media leaflet, dan demonstrasi perawatan diri, sementara kelompok kontrol menerima edukasi standar. Pengukuran pengetahuan dan praktik perawatan nifas mandiri dilakukan sebelum dan 7 hari setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan signifikan dalam pengetahuan ([peningkatan skor rerata]) dan praktik perawatan nifas mandiri ([peningkatan skor rerata]) dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,001). Edukasi postpartum terbukti efektif dalam memberdayakan ibu untuk melakukan perawatan nifas mandiri yang optimal, sehingga dapat mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kesehatan ibu pascapersalinan. Rekomendasi meliputi integrasi edukasi postpartum yang terstruktur dan interaktif dalam pelayanan nifas rutin.
