DEVELOPMENT OF THE CURUG ARGA TOURISM OBJECT IN SUNDAKERTA VILLAGE, CISAYONG DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY

Authors

  • Dadang Setia Permana Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya, Indonesia
  • Billy Mazya Fajar Assidiq Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya, Indonesia
  • Muhammad Hafidh Maulana Rahman Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya, Indonesia
  • Muhammad Raihan Arfiansyah Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61696/juparita.v4i1.935

Keywords:

3A, Curug Arga, Desa Wisata, Pariwisata Alam, Pengembangan Wisata

Abstract

This study examines the development of the Curug Arga Waterfall Tourism Object located in Sundakerta Village, Cisayong District, Tasikmalaya Regency. Although the site has strong natural potential, including a waterfall and a forest landscape, its development remains suboptimal due to limited accessibility, inadequate supporting facilities, weak promotional efforts, and the underperformance of local institutions. This research is important for providing a comprehensive understanding of existing field conditions and for formulating appropriate development strategies aligned with sustainable tourism principles. The study employs a qualitative descriptive approach, using in-depth interviews as the primary data source, supported by field observations and literature review. The data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, following the Miles and Huberman model. The findings show that the weekly control activities, held every Thursday, are not yet comprehensive, while essential facilities such as toilets, signage, resting areas, and photo spots remain insufficient. Promotion relies mainly on word of mouth, limiting the destination's visibility. Based on the 3A theory, Curug Arga demonstrates strengths in attraction but weaknesses in accessibility and amenities. This study concludes that development strategies should include trail improvements, facility enhancements, strengthened digital promotion, institutional reinforcement, and sustainability-based management to increase competitiveness and long-term viability..

References

Arjana, I. B. (2024). Geografi Pariwisata dan Interaksi Ruang Wisata. Universitas Siliwangi. (Dalam Pangestu, 2024).

Hadi, S. (2020). Pengaruh Amenitas terhadap Kepuasan Wisatawan pada Destinasi Alam. Jurnal Pariwisata Nusantara, 8(2), 101–112.

Hakim, N. F. (2019). Analisis Pengembangan Objek Wisata Curug Jeglong. Jurnal Geografi, 12(1), 45–56.

Jannah, M. (2021). Strategi Promosi Digital Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata. Jurnal Komunikasi Wisata, 5(1), 55–66.

Kartika, R. (2020). Penguatan Kelembagaan Desa Wisata melalui Partisipasi Masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Desa, 3(2), 88–97.

Larasati, A. (2021). Implementasi Sistem Keselamatan Wisata Alam Berbasis Risiko. Jurnal Keselamatan Pariwisata, 4(1), 22–30.

Naibaho, S. (2019). Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Kelembagaan. Jurnal Pembangunan Desa, 7(3), 134–145.

Nurrohman, F., Setiawan, T., & Rahmawati, I. (2025). Pemetaan Desa Wisata di Kabupaten Tasikmalaya sebagai Dasar Pengembangan

Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Teknik Lingkungan, 14(1), 11–23.

Pangestu, A. (2024). Pengembangan Kawasan Arga Hot Spring dan Potensi Wisata Alam di Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Edukasi Geografi, 9(2), 77–89.

Primanty, A. (2023). Strategi Pengembangan Daya Tarik Wisata Air Terjun (Curug) di Desa Curugrendeng. Media Pariwisata, 4(2), 38–45.

Ramadhani, Y. (2020). Pengaruh Kualitas Aksesibilitas terhadap Pola Kunjungan Wisatawan di Destinasi Alam. Jurnal Transportasi Wilayah, 6(1), 25–34.

Rasyid, R., & Karmilah, M. (2022). Local Concept for Tourism Development of the Ngabatata Waterfall. Jurnal Pariwisata, 10(1), 20–26.

Setiawati, L. (2020). Efektivitas Media Sosial dalam Strategi Branding Destinasi Wisata. Jurnal Ekonomi Pariwisata, 12(2), 50–60.

Suharto, B. (2020). Manajemen Risiko pada Destinasi Wisata Alam. Jurnal Manajemen Rekreasi, 3(1), 13–22.

Sumarmi, S. (2021). Konsep Pariwisata Berkelanjutan dalam Pengelolaan Destinasi Alam. Jurnal Lingkungan dan Pariwisata, 5(3), 90–102.

Suryana, W., Putra, D., & Handayani, L. (2021). Pengaruh Amenitas terhadap Kepuasan Wisatawan di Kepulauan Karimunjawa. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 6(1), 71–82.

Tarji, M. (2022). Peran TikTok dan YouTube dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata. Jurnal Media Digital, 4(2), 115–124.

Yoeti, O. A. (2019). Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa. (Dalam Hakim, 2019).

Published

2026-03-13

How to Cite

Permana, D. S., Assidiq, B. M. F. ., Rahman, M. H. M. ., & Arfiansyah, M. R. . (2026). DEVELOPMENT OF THE CURUG ARGA TOURISM OBJECT IN SUNDAKERTA VILLAGE, CISAYONG DISTRICT, TASIKMALAYA REGENCY. Jurnal Pariwisata Tawangmangu, 4(1), 28–34. https://doi.org/10.61696/juparita.v4i1.935

Issue

Section

Articles